Ajakan Menag ini sekaligus menjawab keresahan dua ulama, KH Nur Muhammad Iskandar dan KH Makruf Amin

Menteri Agama Suryadharma Ali mendorong ulama untuk bersatu padu menjaga moral dan keluhuran masyarakat Indonesia. Harapan itu mencuat seiring absennya ulama mengawal aspek moral dan keluhuran agama dalam keseharian bangsa Indonesia.

“Wahai para ulama, bersatulah,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) saat membuka Mukernas Majelis Silaturahmi Kiai Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia (MSKP3I), di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Rabu malam (4/8).

Menurutnya, ajakan ini sekaligus menjawab keresahan dua ulama besar, KH Nur Muhammad Iskandar dan KH Makruf Amin.

“MSKP3I harus mampu menjadi wadah ulama lintas generasi dan lintas kekuatan politik,” ujar Suryadharma Ali yang juga Ketua Umum PPP. “Ini sekaligus untuk mewujudkan wajah Islam yang antikekerasan dan adaptif dengan persoalan keseharian.”

Acara pembukaan baru dimulai jam 21.30, menunggu kedatangan Menag dari peresmian bantuan Pemerintah Kuwait di Cianjur, Jawa Barat.

Menurut rencana, acara Mukernas MSKP3I akan berlangsung 4-6 Agustus 2010.

Mukernas dihadiri ratusan ulama se-Indonesia. Beberapa ulama khos Nahdlatul Ulama yang selama ini dikenal aktif di beberapa partai berbasis NU pun hadir. Mereka ini antara lain KH Makruf Amin (Jakarta, Ketua MUI), KH Idris Marzuki (Lirboyo, Kediri), KH Mas Subadar (Pasuruan), KH Anwar Iskandar (Kediri), KH Zainudin Jazuli (Ploso, Kediri), KH Miftahul Akhyar (Rois Syuriah PWNU Jatim), KH Mahrus Amin (Darunnajah, Jakarta), KH Ihya Ansori (Kalideres, Jakarta), KH Ghozi Wahib (Yogyakarta, juga adalah Ketua Dewan Syuro DPP PPNUI).

Kehadiran para ulama sekaligus menandakan mereka ini tercatat duduk sebagai anggota Dewan Syuro organisasi MSKP3I.

Selaku organisasi yang dalam tahun pertamanya sudah memiliki 17 pengurus wilayah dan 171 cabang ini, hadir dengam format kepengurusan mustasyar, dewan syuro, dan dewan tanfidz.

Untuk diketahui, Ketua Mustasyar diduduki Suryadharma Ali. Sedangkan Ketua Dewan Syuro adalah KH Makruf Amin, yang juga Ketua Dewan Syuro PKNU. Ketua Dewan Tanfidz ditunjuk KH Nur Muhammad Iskandar, yang adalah Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP.

Acara ini juga disemarakkan oleh kehadiran sejumlah pengurus teras DPP, sekaligus anggota DPR RI dari PPP, yakni Akhmad Muqowam (Ketua DPP/Ketua Komisi IV DPR), Zainut Tauhid (Wasekjen DPP/Sekretaris FPPP MPR), M. Romahurmuziy (Wasekjen DPP/Sekretaris FPPP DPR), dan Mahmud Yunus (Wakil Bendahara DPP/Bendahara FPPP DPR).

Setelah pembukaan, dilangsungkan pertemuan tertutup antara sejumlah ulama dengan SDA dan pengurus teras PPP yang hadir. [ttm/hidayatullah.com]