JAKARTA, KOMPAS.com- Sekitar 100 mahasiswa yang tergabung dalam Komite Solidaritas Rakyat Palestina menggelar aksi unjuk rasa di Bunderan Hotel Indonesia (HI), Selasa (1/6/2010). Mereka mengecam keras tindakan pasukan Israel yang menyerang kapal misi bantuan yaitu, Mavi Marmara.

Dalam aksinya, mereka membawa spanduk, poster, dan panji-panji perwakilan dari kampus-kampus yang tergabung dalam Komite Solidaritas Rakyat Palestina. Dari orasi yang mereka suarakan dan poster-poster yang diusung, mereka mengecam keras tindakan pasukan Israel yang menyerang kapal Mavi Marmara, satu dari sembilan kapal misi kemanusian ke jalur Gaza yang mencoba menembus blokade Israel.

“Jangan Cegah Bantuan Kemanusian Menuju Palestina” begitu yang tertulis dalam poster-poster yang mereka bawa. “Israel Hancurkan, Palestina Selamatkan,” seru para peserta aksi. Tak hanya itu, mereka juga menuntut kemerdakaan Palestina.

Seperti diberitakan, pasukan Israel menyerang kapal Mavi Marmara, satu dari sembilan kapal misi kemanusian ke jalur Gaza yang mencoba menembus blokade Israel. Mereka tergabung dalam misi “Flotilla to Gaza” (Armada menuju Gaza) bersama 369 sukarelawan dari seluruh dunia.

Kapal ini mengangkut 10.000 ton bantuan kemanusian. Tentara Israel turun dari helikopter, masuk ke dalam kapal, dan terlibat bentrok dengan wartawan.