Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya,
“Abi, ceritakan padaku tentang akhwat sejati(wanita)”

Sang ayah pun menoleh kemudian tersenyum.

Anakku,

Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya,

 melainkan dari kecantikan hati yang ada di baliknya.

 

Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona,

melainkan dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.

 

Akhwat sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan,

melainkan dari keikhlasannya memberikan kebaikan itu

 

Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya,

melainkan dari apa yang sering mulutnya bicarakan.

 

Akhwat sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa,

melainkan dari bagaimana cara ia berbicara.

 

Sang ayah diam sejenak sembari melihat ke arah putrinya.
“Lantas apa lagi Abi?” sahut putrinya.
Ketahuilah putriku…

 

Akhwat sejati bukan juga dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian,

melainkan sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.