GROZNY, CHECHNYA (SuaraMedia News) – Kawasan Muslim Kaukasus. Chechnya, akan membiayai ratusan umat Islam pergi ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji.

 

Ibadah haji gratis itu disediakan oleh Presiden Ramzan Kadyrov.

“Ini diperuntukkan bagi mereka yang tidak memiliki biaya untuk melaksanakannya, dan untuk mereka yang belum menikah serta masih muda,” ujar juru bicara Kadyrov, Alvi Karimov.

Haji adalah salah satu dari Rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh semua Muslim setidaknya sekali seumur hidup, jika mereka mampu.

Ibadah ini penuh dengan simbolisme dan ritual yang bertujuan membersihkan diri dari dosa. Setiap Muslim yang mampu secara finansial harus melakukan ibadah haji paling tidak satu kali dalam hidupnya.

Pesawat 400 calon jamaah haji Chechen akan terbang dari ibukota Grozny langsung ke Arab Saudi dan akan membawa mereka kembali beberapa hari setelah selesai menunaikan rangkaian ibadah haji.

Perjalanan mereka ini akan dibiayai dari dana yang dikumpulkan Kadyrov untuk mengenang ayahsekaligus presiden pendahulunya, Akhmad, yang terbunuh dalam sebuah ledakan bom tahun 2004.

Republik Chechen, atau yang lebih dikenal dengan Chechnya, adalah sebuah konstituen Federasi Rusia. Terletak di pegunungan Kaukasus Utara, di Distrik Federal Selatan.

Setelah runtuhnya Uni Soviet tahun 1991, Chechen-Ingush ASSR terpecah menjadi dua – Republik Ingushetia dan Republik Chechnya. Menyusul Perang Chechen Pertama dengan Rusia, Chechnya meraih kemerdekaan secara de facto sebagai Republik Chechen Ichkeria. Kontrol Federasi Rusia atas Chechnya kembali saat Perang Chechen Kedua. Sejak saat itu, terjadi proses pembangunan kembali dan rekonstruksi secara sistematis, meskipun perlawanan sporadis terus berlangsung di pegunungan dan kawasan selatan republik.

Mantan pemimpin relijius separatis Akhmad Kadyrov, yang dianggap sebagai pengkhianat oleh banyak separatis, terpilih sebagai presiden dengan perolehan suara 83% dalam sebuah pemilihan umum yang dimonitor oleh internasional pada tanggal 5 Oktober 2003. Tanggal 9 Mei 2004, Kadyrov terbunuh di stadion sepakbola Grozny oleh sebuah ledakan dari bahan peledak tambang yang dipasang di bawah panggung VIP dan dipicu pada saat parade berlangsung. Setelah insiden itu, Sergey Abramov ditunjuk sebagai perdana menteri sementara. Tahun 2005, Ramzan Kadyrov, putra Akhmad Kadyrov, menjadi perdana menteri dan di tahun 2007 ia terpilih sebagai presiden. Banyak yang mengatakan bahwa ia adalah orang paling kaya dan berpengaruh di republik, dengan kendali atas milisi pribadi yang dikenal dengan Kadyrovtsy. Milisi yang dibentuk sebagai pasukan keamanan ayahnya telah dituduh melakukan pembunuhan dan penculikan oleh sejumlah organisasi HAM seperti Human Rights Watch.

Tahun 2009, organisasi Amerika Freedom House memasukkn Chechnya dalam  daftar masyarakat paling represif di dunia, “Terburuk dari yang Terburuk” , bersama dengan Ossetia Selatan dan Tibet.

Menurut estimasi tahun 2006, populasi Chechnya berjumlah 1.205 juta jiwa. Sedangkan menurut sensus tahun 2002, etnis Chechen berjumlah 1.031.647 jiwa, membentuk 93.5% dari total populasi. Kelompok lainnya termasuk etnis Rusia (40.645 atau 3.7%), Kumyks (8.883 atau 0.8%), Ingush (2.914 atau 0.3%) dan beberapa kelompok etnis lainnya yang berjumlah kurang dari 0.5% dari total populasi. 

Di akhir era Soviet, etnis Rusia membentuk 23% (269.000) dari keseluruhan populasi Chechnya. Namun, akibat ketiadaan hukum dan pembersihan etnis di bawah pemerintahan Dzhokhar Dudayev sebagian besar etnis non-Chechen melarikan dari negara itu atau tewas dibunuh dalam periode tahun 1990an.

Bahasa yang digunakan di Chechnya adalah bahasa Chechen atau Rusia. Bahasa Chechen termasuk dalam keluarga linguistik Kaukasia utara atau Vaynakh, yang jug atermasuk bahasa Ingush dan Batsb.

Chechnya memiliki salah satu populasi termuda dalam Federasi Rusia. Di awal tahun 1990an, negara ini adalah salah satu di antara sedikit kawasan yang mengalami pertumbuhan populasi secara alamiah.

Sebagian besar etnis Chechen adalah Muslim Sunni. Kebanyakan dari mereka adalah penganut mazhab Syafi’i, Hanafi, atau Maliki. (rin/wb/wp)

 

 

Sumber : http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/12445-ratusan-muslim-chechnya-berangkat-haji-gratis.html