Muslim AS Syiarkan Islam Lewat Pengobatan Gratis

Klinik gratis yang dikelola Muslim Michigan tampak ramai.

FLINT, MICHIGAN, AS (SuaraMedia News) – Sekelompok dokter di wilayah Flint bekerjasama membuka sebuah Klinik Gratis Muslim akhir bulan Juni. Mereka menyediakan layanan kesehatan gratis selama setengah hari untuk masyarakat ekonomi rendah yang tidak memiliki asuransi kesehatan.

Proyek ini merupakan hasil gagasan sekelompok dokter Muslim yang berharap dapat membantu mengatasi krisis layanan kesehatan dalam komunitas Flint akibat krisis ekonomi, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar sebagai ekspresi keyakinan yang mereka anut.

“Kami ingin masyarakat mengenal kami. Kami memiliki sekitar 100 dokter yang telah datang ke wilayah Flint dan Genesee untuk melayani komunitas di sini,” ujar dr. Jamal Hammoud, seorang endocrinologist dan presiden Asosiasi Medis Islam. “Anak-anak kami lahir Genesys, Hurley, dan McLaren. Kami membesarkan keluarga kami di sini. Inilah cara kami membalas kebaikan komunitas  yang telah memberikan banyak peluang kepada kami.”

Pengoperasian klinik gratis itu bergiliran dengan klinik rawat darurat yang dibuka bulan Februari oleh dr. Ahmed Arif di jalan Flushing no. 1301, bersebelahan dengan tempat praktiknya sebagai seorang dokter anak dan ahli penyakit dalam.

“Klinik rawat darurat itu hanya buka pada malam hari sehingga fasilitas ini dapat kami sediakan di siang hari dan letaknya pun dekat dengan kelompok masyarakat yang paling membutuhkan,” ujar Arif. “Tujuan utama kami adalah untuk melayani masyarakat yang tidak memiliki asuransi kesehatan dan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.”

Selain membantu masyarakat kurang mampu, klinik ini juga diharapkan dapat membantu menghilangkan beberapa stereotype negatif tentang Islam terkait ekstremisme teroris.

“Komunitas Muslim dan agama Islam selalu menyiarkan perdamaian dan kasih sayang antar manusia. Kami menganggap semua anak adalah keturunan Adam dan kita semua adalah saudara dalam kemanusiaan,” ujar Hammoud.

Selama ini wilayah Flint cenderung kebal dengan prasangka buruk semacam itu, ujar Iman Hamin Rasool, pemimpin spiritual Islamic Center di Mt. Morris Township.

“Apa pun yang terjadi di dunia Muslim, apakah itu di Timur Tengah atau di Asia, orang akan selalu memandang Muslim seperti itu, bahkan komunitas lokal sekalipun,” ujar Rasool, seorang veteran Vietnam yang lahir di Alabama dan menjadi Muslim ketika dewasa. “Saya ingin semua orang tahu bahwa semua Muslim yang melakukan aksi-aksi kekerasan itu tidaklah dipengaruhi oleh Al-Qur’an. Itu bukan ajaran Islam.”

Potensi kesalahpahaman lain yang ingin diluruskan para dokter ini adalah bahwa mereka tidak hanya menerima pasien Muslim. Bahkan, klinik ini telah berkembang luas menjangkau komunitas dengan berbagai keyakinan, membentuk kolaborasi amal dengan penyedia medis di seluruh negeri, termasuk rumah sakit, fasilitas diagnosa, dan laboratorium.

“Kami telah menghubungi fasilitas diagnosa dan laboratorium yang akan membantu kami memberikan pelayanan gratis. Banyak pihak yang dengan sangat dermawan bersedia membantu kami menyediakan segala aspek perawatan untuk penyakit jangka panjang maupun kronis.”

Pasien klinik yang membutuhkan tes diagnosa seperti MRI atau tes tekanan darah akan direkomendasikan ke fasilitas-fasilitas terkait yang juga akan memberikan pelayanan gratis bagi mereka. Begitu juga pasien yang membutuhkan jasa seorang spesialis.

Sekitar 12-15 dokter keluarga bergantian mengelola klinik setiap Rabu siang dari pukul satu siang hingga empat sore. (rin/mlv/nmt)